Bioalpha telah mengembangkan lebih dari 500 formulasi eksklusif sepanjang lebih dari 20 tahun keterlibatan di sektor manufaktur ODM dan produk kesehatan. Gambar sisipan: Joe Ang
WARTAWAN SINAR HARIAN
07 Mei 2026 10:52 am
BIOALPHA Holdings Berhad terus memperkuat posisinya sebagai pemain global di sektor manufaktur produk kesehatan berbasis OEM, ODM dan CDMO ketika perusahaan mencatat pertumbuhan menggembirakan dalam operasi penanaman serta ekspor herba Misai Kucing (Kumis Kucing) ke pasar internasional, khususnya Korea Selatan.
Perusahaan terdaftar publik tersebut mengumumkan bahwa kapasitas ekspor tahunan Misai Kucing kini mencapai sekitar 10 metrik ton (MT) dan diperkirakan akan meningkat menjadi 20MT dalam dua tahun ke depan menyusul pertumbuhan permintaan global terhadap produk kesehatan berbasis herba tropis.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh model rantai pasok terintegrasi Bioalpha yang mencakup seluruh proses dari penanaman hingga produksi produk jadi, selain kepatuhan ketat terhadap standar sertifikasi halal dan standar produksi internasional.
Direktur Eksekutif Bioalpha, Joe Ang, mengatakan perusahaan kini fokus pada pengembangan formulasi eksklusif dan dukungan teknis menyeluruh untuk membantu mitra internasional memperkuat strategi masuk produk ke pasar.
Menurutnya, Bioalpha telah mengembangkan lebih dari 500 formulasi eksklusif sepanjang lebih dari 20 tahun keterlibatan di sektor manufaktur ODM dan produk kesehatan.
Untuk tanaman Misai Kucing, perusahaan memulai penanaman secara standar sejak 2012 sebelum mengembangkan aktivitas ekspor internasional pada 2018.
"Kami tidak hanya menyediakan layanan manufaktur, tetapi juga menawarkan analisis pasar, penelitian dan pengembangan (R&D) serta dukungan teknis untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan konsumen global," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.
Dalam upaya memperkuat kontrol kualitas bahan baku, Bioalpha mengoperasikan operasi penanaman sendiri untuk herba utama termasuk Misai Kucing, Tongkat Ali dan Sirsak.
Untuk tanaman Misai Kucing, perusahaan memulai penanaman secara standar sejak 2012 sebelum mengembangkan aktivitas ekspor internasional pada 2018.
Seluruh tanaman Misai Kucing Bioalpha kini dibudidayakan sendiri dan disertifikasi di bawah Malaysian Good Agricultural Practices (MYGAP).
Bioalpha juga mengoperasikan area penanaman khusus seluas sekitar 100 ekar yang melibatkan 30 ekar di Pasir Raja dan 70 ekar di Desaru untuk memastikan pasokan bahan baku yang stabil, berkualitas tinggi dan dapat dilacak.
Pasar Korea Selatan dipandang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor perusahaan ketika Bioalpha menjalin kerja sama langsung dengan beberapa pemilik merek utama negara tersebut melalui perjanjian kerahasiaan (NDA), selain bertindak sebagai pemasok utama bahan baku dan produk jadi.
Pada saat yang sama, perusahaan optimis permintaan terhadap produk nutrasetikal halal dan berbasis herba akan terus berkembang, sejalan dengan peningkatan kesadaran konsumen global terhadap kesehatan dan kesejahteraan.
Sebagai catatan, Bioalpha Holdings Berhad adalah perusahaan manufaktur produk nutrasetikal dan kesehatan yang berbasis di Malaysia yang menyediakan solusi terintegrasi mencakup pengembangan produk, manufaktur dan komersialisasi untuk pasar lokal dan internasional.